Resep Kastengel Keju Edam - spesialresep.com

Sabtu, 24 Februari 2018

Resep Kastengel Keju Edam

Cara Membuat Kue Kastengel Keju Edam Enak dan Renyah Resep Kue Kastengel Keju Edam Renyah dengan Taburan Parmesan Sederhana Spesial ... thumbnail 1 summary

Cara Membuat Kue Kastengel Keju Edam Enak dan Renyah


Resep Kue Kastengel Keju Edam Renyah dengan Taburan Parmesan Sederhana Spesial Lebaran Asli Enak. Kue kering renyah yang satu ini yang nama aslinya di sebut "Kaasstengels" tak pernah ketinggalan saat hari istimewa tiba, yaitu pada Hari Raya Lebaran Idul Fitri. Memang kastengels gurih telah menjadi kue kering kegemaran keluarga karena rasanya yang gurih keju edam hingga tekstur kue ini yang lembut dan empuk. Kali ini kastengel hadir sedikit berbeda penampilannya. Taburan keju parmesan terasa langsung lumer dimulut, sehingga lebih Istimewa tentunya.. bukan begitu Pembaca Spesial Resep?

Kaasstengels  berasal dari bahasa Belanda "kaas" berarti keju dan "stengel" berarti batang. Jadi kue ini merupakan sajian kue kering yang dibuat dari adonan tepung terigu, telur, margarin, dan parutan keju. Kue yang satu ini berbentuk persegi panjang, panjangnya sekitar 3-4 cm dan lebarnya 1 cm, dan dipanggang di dalam oven hingga berwarna kuning keemasan.

Resep Kastengel Keju Edam
SpesialResep.com - Resep Kastengel Keju Edam

Untuk penggunaan jenis-jenis keju yang dipilih bergantung pada resep dan selera koki / orang yang akan membuat kue, bisa berupa keju Gouda, Edam, atau keju cheddar kraft atau keju kraft, prochiz, dll. Keju Parmesan juga sering digunakan dalam membuat Kastengel, karena dengan menggunakan keju ini kue yang dihasilkan menjadi lebih harum.

Kaasstengels biasanya dihidangkan pada berbagai hari raya, mulai dari Natal, Idul Fitri, sampai tahun baru Imlek. Kue ini dijual di berbagai tempat dari toko kue, toko roti, toko bakery, hingga toko swalayan yang di kemas dalam kemasan toples plastik yang menarik.

Untuk mengganti keju edam pada bahan untuk membuat kue kastengel yaitu dengan menggunakan jenis keju cheddar dengan harga yang lebih murah, memang rasanya tetap lebih enak kastengels dengan keju edam karena rasanya tidak terlalu asin. Dari asal muasal keju ini berasal dari kata "Edam" yaitu dari bahasa Belanda "Edammer", merupakan keju yang berasal dari Belanda yang secara tradisional berbentuk bulat dan berwarna kuning terang dan biasanya dibungkus dengan parafin dan malam berwarna merah. Keju ini dinamai demikian karena pertama kali dibuat di kota Edam, Holland Utara. Edam yang berumur setidaknya telah berumur 17 minggu dibungkus oleh malam berwarna hitam, bukan merah atau kuning.

Keju Edam memiliki rasa yang sedikit asin atau terasa seperti kacang, serta tekstur yang sangat lembut. Keju ini juga tidak berbau bila dibandingkan dengan keju-keju lainnya. Keju Edam ini juga memiliki kandungan lemak yang jauh lebih rendah dibandingkan keju tradisional lainnya, kandungan lemaknya sebanyak 28 persen dan kandungan protein sebanyak 25 persen. Keju Edam yang modern jauh lebih lembut dibandingkan keju yang lain, seperti Keju Cheddar, karena kandungan lemaknya yang lebih rendah.

Sejarah asal-usul dari Keju Edam di mulai dari nama sebuah kota pelabuhan kecil di Ijsselmeer, yang terletak di sebelah utara Amsterdam. Sebelumnya keju ini hanya diproduksi di bagian utara provinsi Holland. Namun saat ini, keju Edam telah diproduksi tidak hanya di negeri Belanda, tetapi juga di Negeri Jerman dan negara-negara di kawasan Eropa tengah dan Eropa utara lainnya. Keju Edam dari Jerman dibuat mengikuti keju Edam dari Belanda.

Sejarah keju Edam tidak bisa dipisahkan dengan sejarah kota Edam, tempat dimana keju tersebut pertama kali diproduksi. Pada abad ke-12  banyak petani yang tinggal di kota tersebut telah beralih profesi untuk memproduksi keju. Kemudian keju-keju ini pun mulai dikirim ke berbagai negara dengan menggunakan kapal. Saat itu, kota Edam memiliki 33 galangan kapal. Hal ini kemungkinan merupakan salah satu faktor yang membuat keju edam dapat dikenal di berbagai negara di dunia.

Kota Edam mendapatkan hak untuk mengoperasikan pasar bebas pada tahun 1520 oleh penguasa Hapsburg, Charles V. Lima puluh tahun kemudian, Pangeran William dari Orange memberikan hak atas "Rumah Penimbangan Keju". Rumah penimbangan keju yang ada sampai saat ini dibuat pada tahun 1778 dan pasar keju selalu beroperasi hingga tahun 1922. Kehadiran pabrik-pabrik yang memproduksi keju merupakan tanda telah berakhirnya pasar keju peternakan.

Bentuk dan tekstur Keju Edam memiliki bentuk bundar dengan diameter 5 inci dan memiliki berat sekitar 3 pon. Keju ini memiliki warna kuning keemasan, serta memiliki tekstur dengan lubang-lubang kecil, dan tingkat kepadatan yang padat. Lapisan parafin menutupi keju ini di maksudkan untuk melindunginya supaya tidak menjadi kering. Lapisan parafin yang berwarna merah pertama kali digunakan pada abad ke-14. Keju Edam dengan lapisan parafin merah merupakan keju yang diekspor ke luar Belanda. Sedangkan keju Edam untuk konsumsi domestik memiliki kulit yang alami serta tipis dan warna kuning pada kulit / permukaan luar dari keju ini. Hal ini disebabkan karena keju untuk ekspor butuh perlindungan lebih karena perjalanan yang jauh. Selain itu, warna merah yang menyala memudahkan orang-orang untuk mengenali keju ini. Lapisan parafin yang berwarna hitam, menjadi tanda bahwa keju edam ini telah melalui proses pematangan selama paling tidak 17 minggu. Sedangkan lapisan parafin berwarna hijau menunjukkan bahwa keju tersebut telah ditambahi rempah-rempah atau bawang putih. Beberapa keju Edam dimatangkan hingga 10 bulan yang membuatnya terasa tajam dan seperti kacang.

Cara untuk membuat keju edam pada umumnya di buat dengan bahan dasar menggunakan susu sapi yang telah di olah secara di pasteurisasi dan sebagian krimnya telah di buang (semi-skimmed) atau yang seluruh bagian krimnya di buang (skimmed). Penggunaan susu skim baru dimulai pada abad ke-19. Sebelumnya keju Edam diproduksi dengan menggunakan susu murni. Setelah dadih dikeringkan dan keju telah dibentuk, keju diberikan garam dan ditekan. Keju Edam kemudian dimatangkan selama minimal satu bulan. Kandungan lemak yang terdapat pada keju Edam berkisar antara 30 % hingga 40 %. Berikut ini rahasia dari kumpulan aneka macam kreasi dan variasi olahan resep kue kastengel renyah, sajian yang spesial istimewa, sangat lengkap dengan cara membuatnya sendiri di rumah (ala rumahan) atau "Homemade" yang simple, mudah, dan praktis untuk konsumsi sendiri, atau untuk lebaran atau pun sebagai hidangan tamu maupun untuk jualan / usaha jual aneka macam kue kering dengan harga murah meriah, ekonomis tetapi soal rasa tetap gurih dan lezat yang biasanya di kemas dengan ukuran kemasan 1 kg atau 1/2 kg.

Resep Kastengel Tanpa Oven
by: lissa Dapur Lekker


Ini merupakan bukti kalau kue kaastengel bisa dibuat tanpa oven dan hasilnya tetap renyah, lembut dan empuk kata Bu Lissa.

Bahan:

  • 100 gram mentega,
  • 100 gram margarin,
  • 1/2 sendok teh garam,
  • 1 kuning telur,
  • 1/2 sendok teh putih telur,
  • 150 gram keju edam parut,
  • 300 gram terigu protein rendah,
  • 2 kuning telur untuk olesan,
  • 50 gram keju cheddar parut untuk taburan.

Cara Membuat Kastengel Tanpa Oven :

  1. Pertama-tama kocok mentega, margarin, dan garam selama 1 menit.
  2. Masukkan kuning telur dan putih telur lalu kocok kembali sebentar hingga tercampur rata.
  3. Masukkan keju edam parut, aduk-aduk hingga rata dengan spatula. Tambahkan terigu lalu aduk kembali hingga rata.
  4. Adonan dasar kastengel siap dicetak atau dibentuk. Olesi dengan kuning telur lalu taburi dengan keju cheddar parut.
  5. Taruh tatakan besi di dasar panci. Tutup. Nyalakan api kecil selama 3 menit.
  6. Panggang selama +/-50 menit. (Bagi yang pakai oven, suhu 130 derajat Celcius selama 50 menit).
  7. Sajikan untuk 520 gram.

Resep Kastengel Teflon Tanpa Oven Versi II


Bahan:

  • 10 sendok makan Tepung terigu,
  • 4 sendok makan Meizena,
  • 5 sendok makan Mentega Blueband,
  • 1 sendok makan Butter (di skip, jadi full blueband),
  • 2 sendok makan Gula,
  • 80 gram keju sisakan sedikit untuk taburan,
  • 2 sendok makan susu bubuk.

Cara Membuat Kastengel Teflon Tanpa Oven Versi II:

  1. Campurkan butter royal palmia, gula halus kocok sebentar lalu masukkan tepung terigu susu dan meizena aduk hingga tercampur rata.
  2. Lalu adonan simpan sebentar di dalam kulkas, kira-kira 5 menit.
  3. Ambil adonan gilas lalu cetak oles pakai telor lalu taburi keju.
  4. Oven (bisa pakai teflon, tidak punya oven) sampai matang.

Resep Kue Kastengel Tabur Keju Parmesan


Bahan:

  • 200 gram margarin
  • 1 kuning telur
  • 1/2 sendok teh garam
  • 30 gram susu bubuk
  • 270 gram tepung terigu protein sedang
  • 150 gram keju edam, diparut panjang dan tebal
  • 3 kuning telur untuk olesan
  • 3 sendok makan parmesan untuk taburan

Cara Membuat Kue Kastengel Tabur Keju Parmesan:

  1. Kocok margarin 30 detik. Tambahkan kuning telur dan garam. Kocok rata.
  2. Tambahkan susu dan tepung terigu sambil diayak dan diaduk rata.
  3. Masukkan keju edam. Aduk rata.
  4. Potong-potong adonan sepanjang 3 cm. Letakkan potongan adonan di atas loyang yang sudah di oles margarin.
  5. Oles kuning telur. Tabur parmesan.
  6. Oven 45 menit dengan suhu 140 derajat Celsius.
  7. Sajikan untuk 630 gram.

Keju Edam
Keju Edam

Tips & Trick :

  • Hati-hati menambahkan garam ke dalam adonan kastengels. Cek dulu rasa asin margarin atau mentega yang digunakan. Cek juga rasa kejunya.
  • Parut keju agak tebal supaya kue renyah rasanya.
  • Parutan keju untuk di atas kue, sebaiknya diangin-anginkan dulu sebelum ditaburkan agar setelah dioven, kue terasa renyah.
  • Bagi yang belum punya oven atau sedang rusak bisa juga memanggang kastengel pakai panci atau pakai teflon. Sebenarnya oven sendiri terdiri dari 3 jenis oven, yaitu oven listrik, oven gas, dan oven kompor, kalau tidak punya oven diantara ketiga tersebut barulah gunakan cara alternatif pakai panci yang diakali dalamnya untuk tempat loyang dengan api kecil dan teflon.
  • Sedangkan kastengel tanpa mixer, tanpa telur, tanpa keju edam tantangan kita masing-masing untuk membuatnya.

Keju edam memiliki tekstur yang paling lunak di bandingkan dengan jenis keju tradisional lainnya. Biasanya keju edam digunakan untuk topping kastengel karena ingin menonjolkan aromanya yang kuat. Dalam kita membuat sajian kue kering kastengel, kita tidak harus menggunakan satu jenis keju saja, tetapi agar kita mendapatkan kastengel dengan rasa gurih dan aroma super duper yang ngeju banget, kita bisa gunakan kombinasi beberapa keju.

Sekian informasi singkat mengenai Cara Membuat Kastengel Keju Edam yang renyah, enak, dan lembut. Semoga dengan adanya informasi tersebut, bisa menjadi sumber referensi bermanfaat bagi kita semua. Selamat mencoba resep di atas dan selamat menikmati. Makan Enak, Makan Sehat ya Spesial Resep.


Tidak ada komentar

Posting Komentar